Api sudah nggak kelihatan, kok tanahnya masih berasap? Ini salah satu hal yang bikin kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di lahan gambut, sulit dipadamkan! – Pojokberita.info
Fenomena ini dikenal sebagai api bawah tanah, yaitu ketika bara api merambat dan membakar material organik di bawah permukaan tanah. Jadi, meskipun api di permukaan terlihat sudah padam, bara di dalam tanah bisa saja masih bertahan dan memunculkan asap.
Kenapa bisa terjadi? Lahan gambut menyimpan banyak material organik dari sisa tumbuhan yang menumpuk selama waktu lama. Ketika kondisinya mengering, material tersebut menjadi lebih mudah terbakar. Api juga bisa menyebar di bawah permukaan sehingga titik kebakarannya sulit terlihat secara langsung.
Inilah yang membuat pemadaman karhutla di lahan gambut nggak cukup hanya dengan menyiram bagian yang terbakar di permukaan. Tim perlu memastikan bara di dalam tanah ikut ditangani. Pembasahan lahan secara menyeluruh, termasuk dengan bantuan hujan jika memungkinkan, dapat membantu proses pemadaman.
BNPB juga pernah menjelaskan bahwa bara di dalam gambut bisa tetap ada meskipun api permukaan sudah padam. Karena itu, pencegahan dan pemantauan setelah pemadaman sama pentingnya dengan memadamkan api itu sendiri.
Intinya, jangan langsung menganggap karhutla selesai hanya karena apinya sudah tidak terlihat. Bara yang tersembunyi tetap perlu diwaspadai!
Sumber: Kumparan | Apa Itu Api Bawah Tanah yang Muncul saat Karhutla? Ini Penjelasannya | Berita Hari Ini (identitas penulis dan tanggal terbit belum berhasil diverifikasi) | ilustrasi AI




